Polres Deli Serdang Reaksi Cepat Redam Konflik Antara Taxi Online Dan Taxi Argo Bandara KNIA

TribrataNewsDeliserdang – Polres Deli Serdang bergerak cepat cegah aksi swiping Sopir Taxi Bandara Knia yang dilakukan secara spontan di area Bandara, Kamis (18/01/2018).

Peselisihan antara Sopir Taxi Online (Plat Hitam) dengan Sopir Taxi Bandara KNIA bermula saat 100 orang supir Taxi argo, dikomandoi pengawas Taxi argo Bandara KNIA atas nama AS melakukan sweeping terhadap para supir taxi online dan taxi plat hitam (gelap) di parkiran A dan B.

Meski petugas Avsec bersama Personil dari Polres Deli Serdang dan Yonif 121 MK sudah mencoba melarang, namun para sopir Taxi Bandara tidak menerima sehingga sempat terjadi percekcokan (adu mulut) dengan petugas, selajutnya dilakukan negosiasi dengan supir Taxi argo Bandara.

Dengan hasil negosiasi TNI – Polri akan melakukan sweeping terhadap taxi Online yang masih beroperasi di Bandara KNIA.

Namun sekira pukul 10.50 WIB, supir Taxi argo Bandara KNIA masih belum puas dengan negosiasi tersebut, dan melakukan penghadangan terhadap mobil Xenia warna silver yang dikendarai oleh DR, warga Tembung yang diduga merupakan Taxi online ataupun Taxi plat hitam (gelap).

Para supir Taxi argo Bandara memaksa supir tersebut keluar dari mobil dan diboyong ke Pool Taxi, supir sempat dianiaya sementara mobilnya dirusak dan ban digembosi.

Petugas yang melerai selanjunya mengamankan diduga supir Taxi plat hitam (gelap) oleh Petugas Avsec dan Polri ke areal terminal Bandara KNIA sedangkan mobilnya diamankan ke Polsek Beringin.

Sekira pukul 11.15 WIB, Kapolsek Beringin Polres Deli Serdang AKP Sonny Harsono SH SIK didampingi Manajer Pengamanan Bandara KNIA Kuswadi melakukan mediasi dengan para Supir Taxi Bandara KNIA di Base Camp Pool Taxi guna mencari solusi dan aspirasi dari para Supir Taxi Argo Bandara KNIA.

Mediasi itu juga dihadiri Kasat Sabhara Polres DS AKP R. Simanjorang, Deputi Operasi Otban Bandara KNIA Muhammad Suwito, Kanit II Sat IK Polres Deli Serdang dan anggota, serta Supir Taxi argo sebanyak 50 orang dikordinir ES dan AS.

Kapolsek Beringin AKP Sonny Harsono SH SIK mengatakan dalam kejadian tersebut merupakan masuk dalam wilayah otoritas Bandara KNIA namun jika terjadi tindak pidana muaranya pasti ke Polri.

“Sweeping harus sesuai aturan dan tidak boleh anarkis, dan kegiatan tetap berjalan seperti biasa, apabila terjadi tindak pidana akan diproses secara hukum,” terang AKP Sony Harsono.

Kesimpulan dari mediasi, agar permasalahan diserahkan kepada aparat terkait dan pihak Taxi argo tetap beroperasi seperti biasa, akan dilakukan rapat membahas masalah ini namun waktu dan tempat akan ditentukan kemudian, apabila korban mengadu maka akan diproses secara hukum, permasalahan ini akan dilaporkan ke Kapolres Deli Serdang agar dapat diambil kebijakan lebih lanjut.

Pukul 12.35 WIB giat mediasi selesai dan para supir Taxi argo laksanakan giat seperti biasa dan situasi aman kondusif.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *