Penguatan Akuntabilitas

Akuntabilitas kinerja bertujuan untuk meningkatkan kapasitas danakuntabilitas kinerja Polri. Target yang ingin dicapai melalui program ini adalah:

a.    meningkatnya kinerja instansi pemerintah; dan

b.   meningkatnya akuntabilitas instansi pemerintah.

Atas dasar tersebut, maka untuk mengukur pencapaian program ini digunakan indikator-indikator:

  1. Keterlibatan Pimpinan

Dalam penyelenggaraan sistem akuntabilitas kinerja, salah satu komponen yang termasuk di dalamnya adalah dokumen perencanaan strategis Satker/ Satfung tersebut.Dokumen ini menyajikan arah pengembangan yang diinginkan dengan memperhatikan kondisi Satker/ Satfung saat ini termasuk sumber daya yang dimiliki, strategi pencapaian, serta ukuran keberhasilan.Agar penjabaran dokumen perencanaan strategis ini dapat terlaksana dengan baik dibutuhkan keterlibatan pimpinan Satker/ Satfung. Beberapa hal yang harus dilakukan oleh pimpinan Satker/ Satfung, sebagai berikut: 

1)     Satker/ Satfung telah melibatkan Pimpinan/Kasatker secara langsung pada saat penyusunan perencanaan;

2)     Satker/ Satfung telah melibatkan secara langsung Pimpinan/Kasatker saat penyusunan penetapan kinerja;

3)     Pimpinan/Kasatker telah memantau pencapaian kinerja secara berkala. 

  • Pengelolaan Akuntabilitas Kinerja

Pengelolaan akuntabilitas kinerja terdiri dari pengelolaan data kinerja, pengukuran kinerja, dan pelaporan kinerja. Untuk mengukur pencapaian program ini digunakan indikator:

1)     Satker/ Satfung telah memiliki dokumen perencanaan;

2)     Dokumen perencanaan telah berorientasi hasil;

3)     Terdapat Indikator Kinerja Utama (IKU) yang memiliki kriteria Specific, Measurable, Acheivable, Relevant and Time bound (SMART);

4)     Satker/ Satfung telah menyusun laporan kinerja tepat waktu;

5)     Pelaporan kinerja telah memberikan informasi tentang kinerja;

6)     Satker/ Satfung telah berupaya meningkatkan kapasitas SDM yang menangani akuntabilitas kinerja.