1. Syarat Penetapan WBK/WBBM

Pemilihan Satker yang diusulkan sebagai WBK memperhatikan beberapa syarat yang telah ditetapkan, yaitu:

  1. Level Instansi (Kepolisian Negara Republik Indonesia)

1)   Mendapat predikat WTP dari BPK atas opini laporan keuangan;

2)   Mendapatkan nilai AKIP minimal “CC”

  • Level unit kerja (Tingkat Satker)

1)   Setingkat eselon I s.d eselon III;

2)   Memiliki peran dan penyelenggaraan fungsi pelayanan strategis;

3)   Dianggap telah melaksanakan program reformasi birokrasi secara baik    

4)   Mengelola sumber daya yang cukup besar.

Pemilihan Satker yang diusulkan sebagai WBBM memperhatikan beberapa syarat yang telah ditetapkan, yaitu:

  1. Level Instansi (Kepolisian Negara Republik Indonesia)
  2. Mendapat predikat WTP dari BPK atas opini laporan keuangan selama minimal 2 tahun berturut-turut;

 2)  Mendapatkan nilai AKIP minimal “CC”

  • Level unit kerja (Tingkat Satker)

Pada level Satker/ Satfung yang diusulkan merupakan Satker/ Satfung yang sebelumnya telah mendapatkan predikat WBK.